fbpx

Dari Nongkrong Unfaedah Jadi Komunitas Peduli Sesama

Written by ydsfpeduli

On November 19, 2019

Berawal dari rutinitas kongkow dan ngopi bareng teman-teman mahasiswa yang ternyata menurut mereka unfaedah alias kurang banyak manfaatnya, akhirnya mereka memutuskan untuk membuat sebuah komunitas yang peduli terhadap sosial kemanusiaan dan mereka menamai komunitasnya dengan Fratelo yang berasal dari bahasa latin yang berarti brotherhood.

Fratelo berdiri sejak September 2014 dengan didasari jiwa-jiwa sosial dari para pemuda yang ingin lebih peduli terhadap sesama. Jika mereka berkumpul, sekilas memang seperti sebuah komunitas mobil, padahal bukan. “Ya beberapa dari kita emang berasal dari pecahan komunitas mobil kemudian bertemu dan akhirnya kumpul bareng, tapi kita nggak bikin komunitas mobil baru, tetapi lebih ke komunitas sosial,” ujar Rizky. “Jadi meskipun tidak punya mobil, bisa langsung gabung juga,” imbuhnya.

Karena beranggotakan mahasiswa, banyak dari anggota Fratelo yang berasal dari luar kota Malang. “Kita anggotanya sudah mencapai 36 orang dan alhamdulillah setiap bulan kita ada iuran yang dikumpulkan dan kita salurkan ke berbagai panti di Malang Raya,” Jelas Rizky

Fratelo juga pernah menyalurkan hasil penghimpunan donasi dari para anggotanya melalui YDSF Malang untuk salah satu program sosial kemanusiaan Covid 19. “Alhamdulillah bisa bersinergi dengan YDSF, sehingga kita bisa berkontribusi untuk melawan Covid 19 dan bisa meringankan beban para pasien dan dokter yang tengah berjuang,” tuturnya.

Setiap tahun, ketika Milad, Fratelo juga selalu mengadakan bakti sosial dan mengajak anak-anak yatim untuk makan bersama. “Agenda besar kita sih ya pas milad ini. Kita bisa kumpul semua. Karena kalau pas penyaluran bulanan, biasanya anggotanya tak bisa full team,” jelas pria asal Malang ini.

Saat ini Fratelo lebih intens komunikasi via online, karena disamping pandemi juga karena banyak anggota lain yang sudah balik ke Kota masing-masing. Meskipun demikian, silaturahim masih tetap terjaga melalui group chat yang mereka buat. “Dulu kita ramenya pas nongkrong-nongkrong, sekarang ramenya Cuma bisa di group,” celetuk Rizky.

Dari awal terbentuk, harapan Fratelo adalah bisa memiliki sebuah panti sendiri (Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak) dan itu adalah target besar yang ingin mereka wujudkan. “Ya semoga niat kita ini masih terus terjaga dan bisa segera kita wujudkan. Karena berbagi dengan sesama adalah kebahagiaan yang tak ternilai harganya,” pesannya.

 

You May Also Like…

10 Pondok Pesantren Terbaik di Jawa Timur

10 Pondok Pesantren Terbaik di Jawa Timur

Berikut beberapa pondok pesantren terbaik di Jawa Timur yang bisa menjadi pilihan untuk menyekolahkan putra putri Anda yaitu, Al Izzah IIBS, Ar Rohmah IIBS, Ponpes Daarul Ukhuwah, Dalwa, Ponpes Hidayatullah

Hubungi Kami
Ada yang Bisa Dibantu?