fbpx

Adab-adab Berdoa Sesuai Sunnah

Written by ydsfpeduli

On Juli 21, 2023

Allah sangat menyukai hamba yang senantiasa menggantungkan diri kepada-Nya. Salah satu cara mendekatkan diri dengan berdoa dengan mengikuti adab sesuai sunnah.

Berdoa artinya kita sedang menghadap Allah, sedang berbincang-bicang bersama Rabb yang yang menciptakan diri kita.

Dalam berdoa yang perlu kita sadari, bahwa kita sedang meminta kepada Dzat yang Maha Agung. Dengan demikian kita akan berusaha untuk menjaga sikap dan adab kita kepada-Nya.

Di dunia ini mungkin banyak orang yang kita hormati, mulai dari orang tua, guru, pejabat, presiden, tokoh nasional dan lainnya. Kita akan tergerak untuk menjaga lisan dan sikap yang baik ketika berhadapan dengan mereka.

Apalagi sikap kita kepada Allah, Rabb yang Maha Tinggi yang menciptakan kita. Maka dalam berdoa kita perlu memperhatikan adab.

Berikut beberapa adab berdoa kepada Allah sesuai dengan sunnah.

  1. Mengangkat tangan

salah satu adab berdoa adalah menengadahkan tangan kita. Hal ini menunjukkan bahwa sesungguhnya kita tidak memiliki apapun dan tidak memiliki daya upaya.

Sebagai manusia kita menyadari bahwa merupakan hamba yang lemah yang hanya bisa meminta kepada Allah.

Mengangkat tangan ini sangat dianjurkan. Allah merasa malu jika seorang hamba mengangkat tangan kemudian tidak mendapatkan suatu apapun.

Hal ini sesuai dengan hadist yang diriwayatkan oleh Tirmidzi

“Sesungguhnya Tuhanmu “sangat malu” lagi Maha Pemurah, Dia sangat malu kepada hamba yang menengadahkan tangan kepada-Nya, kemudian ditolaknya sama sekali atau sia-sia (HR. Tirmidzi)

  1. Berdoa dengan penuh kekhusyukan

Berdoa meminta kepada Allah hendaknya benar-benar dengan memaknai doa-doa yang kita panjatkan.

Berdoalah dengan khusyuk dan mengiba kepada Allah dengan penuh kesungguhan dan keyakinan.

  1. Memanjatkan doa dengan lembut

Hendaknya kita memohon kepada Rabb kita dengan nada yang lembut dan kata-kata yang baik. Berdoa artinya kita sedang berkomunikasi dan berbincang dengan Rabb kita.

Hindari berdoa dengan suara yang terlalu keras ataupun berteriak secara berlebihan. Sampaikan doa dengan penuh kesungguhan dan keyakinan bahwa doa yang dipanjatkan akan dikabulkan.

  1. Memulai doa dengan pujian

Saat berdoa kepada Allah adab yang perlu diperhatikan adalah memberikan pujian sebelum berdoa apa-apa yang kita inginkan.

Pujian ini bisa dengan menyebutkan asmaul husna dan syukur kepada Allah atas segala nikmat yang telah diberikan.

Perintah untuk memberikan pujian pada awal doa terdapat pada sebuah hadist riwayat Tirmidzi

“Apabila kalian berdoa, hendaknya memulai dengan memuji dan mengagungkan Allah, kemudian bershalawat nabi, kemudian berdoalah sekehendaknya. (HR. Imam Tirmidzi)

  1. Berhusnudzon

Apabila kita merasa apa yang kita inginkan belum dikabulkan oleh Allah, maka tetaplah berhusnudzon kepada Allah.

Allah lebih mengetahui apa yang terbaik untuk hambanya. Seorang yang berdoa pun juga tidak akan pernah merugi sedikit.

Jika doa-doanya belum dikabulkan sesuai permintaan, Allah akan ganti lebih baik dari apa yang diminta.

Ketika sebuah doa belum dikabulkan di dunia, maka kelak doa itu menjadi simpanan di akhirat. Maka tetaplah bersabar dengan ketentuan Allah.

  1. Mengulang doa

Jangan pernah berputus asa dalam berdo’a. Sebagai hamba kita perlu bersikap tekun dan gigih dalam meminta kepada Allah.

Dengan doa yang senantiasa diulang-ulang menunjukkan seseorang bersungguh-sungguh dalam doanya.

Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Abu Daud, Rasulullah takjub dengan doa yang diulang-ulang.

“Bahwasannya Rasulullah merasa takjub dengan doa yang diucapkan tiga kali dan permohonan ampun yang dimohonkan tiga kali “ (HR. Imam Abu Daud)

Demikian beberapa adab yang perlu diperhatikan dalam berdoa. Semoga kita senantiasa menjaga adab sebagai hamba kepada Rabb kita.

Deskripsi:
Inilah adab-adab berdoa dalam Islam sesuai dengan sunnah, yaitu berdoa dengan khusyuk, melembutkan suara, memulai dengan pujian dan yakin dikabulkan.

You May Also Like…

Hubungi Kami
Ada yang Bisa Dibantu?