fbpx

Perbedaan Bukan Penghalang Persahabatan

Written by ydsfpeduli

On November 10, 2021

Minggu pagi awan terlihat sangat cerah, matahari sangat ramah menyapa bumi. Aisyah dan Diandra bersiap untuk pergi jalan-jalan pagi. 

“Dek, sudah siap? Ayo keburu siang nih,” ujar Dindra.

“Iya kak, sebentar, masih pakai kerudung,” jawab Aisyah dari dalam kamarnya.

Tak lama kemudian Aisyah keluar dari kamarnya dan menghampiri kakaknya, Diandra.

“Yuk berangkat” ajak Aisyah. Belum sampai keluar pagar, ponsel Aisyah berbunyi, terdapat notifikasi dari grub pertemanan mereka yang berisi Diandra, Aisyah, Lauren dan Jojo. Agama mereka berbeda- beda, Aisyah dan Diandra beragama Islam, Lauren beragama Nasrani dan Jojo beragama Konghucu. Perbedaan mereka tidak jadi penghalang untuk berteman. 

“Kak, Jojo sama Lau mau ikut jalan pagi, mereka tunggu kita di perempatan dekat warung pak Komar,” Ujar Aisyah menyampaikan isi pesan grub mereka. 

“Oke, sekalian minta tolong nitip belikan air mineral untuk kita,” jawab Diandra

Jarak perempatan dan rumahnya tidak telalu jauh, sehingga kurang dari 5 menit mereka sudah sampai disana. Terlihat Jojo dan Lauren sudah berdiri disana dan membawakan pesanan Aisyah dan Diandra. 

“Ini pesanan kamu, yuk berangkat,” ujar Jojo.

“Berapa uangnya?” tanya Diandra.

“Udah gausah, bawa aja kebetulan aku ada rejeki hari ini,” jawab Jojo

“Masya Allah, terima kasih banyak ya jo, yaudah yuk jalan keburu siang nih,” ujar Diandra. 

Mereka pun berangkat untuk jalan-jalan pagi melewati perkampungan, bertemu dengan sawah-sawah yang luas karena kebetulan mereka tinggal di daerah pedesaan. 

“Istirahat dulu yuk disana, mumpung suasananya masih pagi jadi gak terlalu panas gitu,” ujar Lauren yang terlihat pipinya sudah memerah karena berkeringat.

“Setuju tuh, yuk deh kesana,” ujar mereka bertiga bersamaan.

Benar saja suasana dipondok kecil tengah sawah sangat nyaman, hawa udaranya masih sangat dingin dan sejuk. Mereka berempat beristirahat disana.

“Ais besok puasa?,“ tanya Diandra. 

“Iya kak, kan besok Senin,” ujar Aisyah. 

“Loh kok puasa, kan belum bulan puasa?,“ tanya Lauren bingung.

“Kata temanku dikelas itu namanya puasa sunnah ya? Senin dan kamis?,” ujar Jojo mencoba menebak.

“Lah apa bedanya dengan bulan puasa Di?,” kejar Lauren

“Umm bedanya gini, kalau puasa Senin dan Kamis itu puasa sunnah, artinya boleh dilakukan boleh tidak, nah kalau bulan puasa atau biasa disebut bulan Ramadhan itu puasa wajib, jadi harus dilakukan, begitu,” jawab Diandra mencoba menjelaskan. 

Lauren mengangguk dan paham dengan penjelasan Diandra. 

“Gimana sekolah kalian? Nanti kita belajar bersama yuk!!,” tanya Jojo

“Ayoooo!!!,” jawab mereka serentak.

Sekolah mereka berbeda, Aisyah dan Jojo bersekolah di SD Harapan Bangsa kelas 5 sedangkan Lauren dan Diandra bersekolah di SD Maju Bangsa kelas 6. Mereka tetap kompak dan berteman dengan tulus meskipun dengan sedikit perbedaan.

“Kita balik duluan ya, sampai jumpa nanti,” teriak Jojo dan Lauren.

“Iya, kita juga ya, jangan lupa jam 10 dirumahku ya,” ujar Aisyah.

“Ok,” sahut mereka berdua 

Diandra dan Aisyah melanjutkan perjalanan dan sesampainya dirumah, mereka bercerita kepada ummahnya. Dan Ummah terlihat sangat bangga dengan kedua putrinya dan berkata 

“Berteman dengan siapapun itu baik sayang, meskipun kalian berbeda kepercayaan, ummah bangga karena sejak dini kalian sudah memiliki sikap toleransi, dan ummah bangga kepada kedua putri ummah kalian bisa memiliki teman sebaik itu.”(eka)

YDSF Peduli

You May Also Like…

Tujuan Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

Kebanyakan muslim di Indonsia memperingati kelahiran Nabi Muhammad atau maulid Nabi. Apa sih tujuan dari memperingati Maulid Nabi. Penjelasan lengkapnya akan sahabat temukan dalam artikel ini.