fbpx

Ajak Setiap Orang Merasakan Keutamaan Sedekah

Written by ydsfpeduli

On November 3, 2020

Jalan kebaikan terkadang tak semulus yang kita bayangkan. Pasti ada onak dan duri yang menghadang. Namun meskipun demikian, ketika niat kita sudah lillah karena Allah saja, maka setiap halangan hanya akan menjadikan kita semakin kuat dan dewasa. Seperti yang Nurul Faridah dan Murbijanto lakukan. Semangat mereka dalam mengajak kebaikan begitu tinggi, mulai dalam hal ibadah hingga beramal, semua orang ia coba ajak. Semua itu ternyata membutuhkan mental yang kuat serta niat yang benar, karena ujiannya pun sungguh luar biasa berat.

Pasangan ini merupakan warga asli Surabaya. Mereka mulai hijrah ke Malang sejak 1996 dan kini tinggal di Perum Saptoraya BK.74 RT 3 RW 15 Kelurahan Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Murbijanto merupakan seorang anggota TNI yang sampai saat ini masih aktif bertugas dan istrinya, Nurul Faridah merupakan seorang freelance di salah satu lembaga Notaris di Kota Malang. Mereka berdua adalah donatur aktif YDSF Malang yang telah bergabung sejak 2005 hingga saat ini.

Nurul dan suaminya juga menjadi koordinator donatur YDSF Malang kurang lebih sekitar 50 orang lebih. “Alhamdulillah bisa mengajak rekan-rekan untuk bisa rutin bersedekah,” ujar Ibu tiga anak ini. Nurul memang kerap sekali mengajak orang untuk membiasakan beramal, karena menurutnya bersedekah itu merupakan salah satu amalan yang diperintahkan Allah yang memiliki banyak sekali keutamaan. “Saya ingin mereka juga bisa ikut merasakan kenikmatan bersedekah,” tuturnya.

Murbi juga menyampaikan bahwa sedekah itu mampu membuat hatinya begitu tenang. “Saya merasa selalu diingatkan dalam beribadah, tenang, bisa sering mengingat Allah,” jelas Murbi. Selain itu Allah juga sudah menyampaikan dalam firmanNya bahwa mereka yang bersedekah akan dibalas dengan balasan berlipat ganda. “Tapi tentu bukan itu tujuan utama kita, karena ketika kita sudah terbiasa bersedekah, maka bayangan akan adanya balasan sudah hampir tak pernah terpikirkan, karena Allah sudah menghapusnya dan menjadikan hati kita merasa cukup tanpa banyak berharap lebih,” ungkap Murbi.

Nurul pun demikian, ia merasa bahwa sedekah telah banyak membuatnya menjadi pribadi yang sabar. Karena tak sedikit yang sering mencibir kegemarannya dalam menyerukan amar ma’ruf bahkan di sekitar lingkungannya. “Justru saya yang bersyukur karena dihadapkan dengan berbagai macam karakter masyarakat yang membuat saya banyak belajar, memahami dan semakin dewasa dalam menghadapainya, bukan malah dimasukkan hati dan menumpuk dendam yang jadinya akan membuat penyakit dalam hati,” jelasnya.

Dalam mengajak kebaikan, mereka tak pernah memaksa agar orang-orang bisa ikut. “Jika ada donatur yang ternyata memutuskan untuk mundur ya kita hargai keputusannya, karena kita tak tahu kondisinya seperti apa. Bukan malah mencibir dan memojokkannya, tapi kita tetap mendoakan mereka agar bisa mendapatkan yang terbaik dengan setiap pilihannya,” tutur Murbi.

“Sedekah itu sebenarnya hanya masalah biasa atau tidak. Jika tidak terbiasa, maka uang dua ribu pun masih pikir-pikir untuk dikeluarkan. Tapi jika sudah menjadi kebiasaan, maka tanpa pikir panjang kita akan mudah sekali berbagi dan membantu setiap orang yang membutuhkan. Imbangilah sedekah dengan ilmu dan ibadah yang banyak, karena itu akan semakin menyempurnakan setiap niat kita dalam beramal dan berbuat kebaikan,” ujar mereka saling berpesan.(syf)

You May Also Like…

10 Pondok Pesantren Terbaik di Jawa Timur

10 Pondok Pesantren Terbaik di Jawa Timur

Berikut beberapa pondok pesantren terbaik di Jawa Timur yang bisa menjadi pilihan untuk menyekolahkan putra putri Anda yaitu, Al Izzah IIBS, Ar Rohmah IIBS, Ponpes Daarul Ukhuwah, Dalwa, Ponpes Hidayatullah

Hubungi Kami
Ada yang Bisa Dibantu?