fbpx

Cara Bahagia dengan Sedekah

Written by ydsfpeduli

On November 12, 2021

Selain sebagai amalan yang mampu memberikan pahala yang besar, sedekah juga mampu menjadikan seseorang semakin mudah merasakan bahagia.  Seperti yang dialami oleh Khoirun Nisa’ dalam kehidupannya bahwa ternyata ia lebih banyak merasakan bahagia ketika mempu berbagi dengan sesama dan sedekahpun akhirnya menjadi salah satu bagian yang tak terpisahkan dalam hidupnya.

Wanita yang akrab disapa Nisa’ ini, selain sebagai seorang ibu rumah tangga, kesehariannya juga merupakan seorang pengajar Quran di Gritaba (Griya Tahfidz Balita) YDSF Malang, salah satu lembaga tahfidz di Malang yang memfasilitasi anak-anak usia balita untuk menjadi penghafal Quran. “Saya tahu YDSF dan Gritaba ya ketika saya mendaftar menjadi pengajar pada 2018,” ujar wanita kelahiran Pasuruan 24 Desember 2000 ini.

Nisa’ tinggal bersama suami dan dua orang  putranya, tepatnya di Jl. Brigjend Katamso, Kasin, Malang. Selama pandemi, Nisa’ hanya mengajar secara daring dan hanya beberapa kali saja offline. “Di rumah juga saya buka kelas untuk anak-anak yang ingin menguatkan hafalannya mulai Senin hingga Kamis, setiap sore,” tuturnya.

Terkait sedekah, Nisa’ memiliki pemahaman bahwa sedekah itu adalah berbagi rejeki kepada orang yang membutuhkan ataupun tidak. Sedekah juga termasuk sunnah nabi yang sangat dianjurkan pada umatnya agar senantiasa berbagi hal kebaikan. “Manfaatnya juga cukup banyak, selain mampu membantu orang yang membutuhkan, sedekah juga bisa menyambung silaturahmi dan mendatangkan kebahagiaan,” jelas wanita yang memiliki hobi masak ini.

Nisa’ juga memaparkan bahwa sedekah juga bisa dengan berbagai macam bentuk, mulai dari harta, tenaga, waktu, ilmu bahkan senyuman juga bisa dinilai sedekah jika kita meniatkannya dan melakukannya dengan tulus. “Jadi ya tidak ada lasan lagi bagi kita untuk tidak mampu bersedekah, karena semua yang ada pada diri kita bisa menjadi sarana untuk berbagi kepada sesama,” katanya.

Nisa’ juga mengaku cukup sering merasakan bagaimana sebuah sedekah mempengaruhi kehidupannya. “Setiap kali saya bersedekah itu Allah selalu memberikan balasan dengan sesuatu yang lebih baik dan bagi saya itulah salah satu kebahagiaan untuk keluarga agar senantiasa bersedekah meski tak bernilai tinggi harganya,” ungkapnya.

Menurutnya, ada beberapa kiat-kiat agar sedekah menjadi sebuah kebiasaan dan bukan menjadi sebuah beban. “Jadikan sedekah itu bagian dari teman kita yang mana nantinya akan  menjadikan kita bahagia, sedekah juga tidak akan membuat kita kekurangan karena sebaliknya justru balasannya sangat melimpah dan dengan sedekah itulah kehidupan kita akan senantiasa diberkahi oleh Allah subhanahu wata’ala. Tak lupa ada pahala juga yang begitu besar untuk kita maupun orang yang sudah tiada,” ujarnya panjang lebar. “Jadi salah satu cara termurah untuk meraih kebahagiaan ya dengan sedekah, karena sekali lagi, semua orang bisa sedekah jika ada kemauan serta niat yang tulus untuk saling peduli dan berbagi,” imbuhnya.(syf)

YDSF Peduli

You May Also Like…

Melalui Program Lactofa Empowerment, YDSF Malang Lahirkan Anak Sapi Perah Generasi Kedua

Melalui Program Lactofa Empowerment, YDSF Malang Lahirkan Anak Sapi Perah Generasi Kedua

Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF) Malang kembali mencatat capaian positif melalui Program Lactofa Empowerment, sebuah program pemberdayaan peternak sapi perah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga penerima manfaat. Salah satu peternak binaan YDSF, Bapak Daim, kembali dikaruniai kelahiran anak sapi perah generasi kedua (Generasi FA) dari indukan sapi yang sebelumnya diberikan melalui program ini

YDSF Malang Bekali Bunda Optimis dengan Pelatihan Penguatan Ruhiyah dan Psikologis

YDSF Malang Bekali Bunda Optimis dengan Pelatihan Penguatan Ruhiyah dan Psikologis

Dalam rangka memperkuat ketenangan batin, ketangguhan emosional, serta kualitas pengasuhan dalam keluarga, program Bunda Optimis menghadirkan sesi penguatan ruhiyah & psikologis bertema “Menjadi Ibu dengan Respon Positif”. Kegiatan yang diselenggarakan di LKSA Al Naba, Tlogowaru, Kota Malang ini diikuti oleh para Bunda Optimis bunda binaan Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF) Malang sebagai bagian dari peningkatan kapasitas ibu dalam membangun atmosfer keluarga yang harmonis dan penuh keberkahan